Tangerang | penacapanews.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan Posyandu, deteksi dini penyakit, pencegahan stunting, serta penanganan tuberkulosis (TB). Sabtu, (22/8/26).
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan, besarnya jumlah penduduk Kabupaten Tangerang membutuhkan respons cepat pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
“Karena penduduk kita besar, maka apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus mendapatkan respons yang cepat. Untuk kesehatan, kita bahkan mengalokasikan sekitar 24 persen APBD untuk mendukung berbagai program kesehatan,” jelas Maesyal Rasyid.

Ia menambahkan, pelayanan berbasis masyarakat terus diperkuat melalui Posyandu yang mencakup kesehatan balita dan lansia, pencegahan stunting, kesehatan paru, hingga pemeriksaan berbagai penyakit lainnya.
Menurutnya, peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong kemajuan daerah.
Pemkab Tangerang juga mengimbau masyarakat agar tidak takut maupun malu melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama dalam upaya deteksi dini dan penanganan tuberkulosis (TB).
“Deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penularan TB. Masyarakat tidak usah malu dan takut memeriksakannya,” tandasnya.
Dukungan Gubernur Banten
Langkah Pemkab Tangerang tersebut mendapat dukungan dari Gubernur Banten Andra Soni, S.M., M.AP., melalui program “Cek Kesehatan Gratis Bersama Gubernur Banten.”
Andra Soni menilai Kabupaten Tangerang dapat menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam mempercepat penanganan masalah kesehatan, termasuk TB.
“Kabupaten Tangerang telah menjadi contoh bagaimana kolaborasi pusat, provinsi dan kabupaten bisa mempercepat penanganan TB. Dengan penduduk 3,5 juta dan komitmen anggaran 24 persen untuk kesehatan, ini luar biasa,” ujar Andra Soni.
Ia menegaskan, program Cek Kesehatan Gratis akan terus didorong ke seluruh wilayah Banten agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan gratis.
Andra Soni juga mengajak masyarakat Banten memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tersebut.
“Saya mengajak masyarakat Banten untuk memanfaatkan layanan ini. Jangan takut, jangan malu periksa. Karena sehat adalah modal utama kita membangun Banten yang maju,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan pembagian sembako kepada masyarakat yang hadir memenuhi undangan.
Red/penacapanews.id










