DPN CAPA Dorong Bintek Keorganisasian, Perkuat DPD, DPC hingga PAC

banner 468x60

JAKARTA | penacapanews.id — Penguatan organisasi menjadi salah satu kunci penting dalam membangun soliditas dan efektivitas kerja Cendekiawan Anak Pahlawan (CAPA) dari tingkat pusat hingga daerah. Untuk itu, Bimbingan Teknis (Bintek) Keorganisasian bagi jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) dinilai perlu dilaksanakan secara terarah, masif, dan berkelanjutan.

Bintek tidak hanya menjadi sarana meningkatkan pemahaman pengurus terhadap aturan organisasi, tetapi juga sebagai wadah menyamakan visi, memperkuat wawasan kebangsaan, serta meningkatkan kapasitas kader dalam menjalankan roda organisasi.

CAPA yang beranggotakan anak dan cucu pahlawan memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga nilai-nilai kepahlawanan sekaligus berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional dan mengawal Asta Cita.

Menyamakan Visi dan Misi Organisasi

Keberadaan Bintek dinilai penting untuk memastikan seluruh jajaran organisasi memiliki pemahaman yang sama terhadap AD/ART, aturan organisasi, serta arah kebijakan CAPA.

Perbedaan pemahaman antara pengurus di tingkat DPD, DPC maupun PAC dapat memengaruhi efektivitas pelaksanaan program. Melalui Bintek, seluruh tingkatan organisasi diharapkan dapat bergerak dalam satu garis perjuangan dan memiliki standar kerja yang sama.

Memperkuat Wawasan Kebangsaan

Sebagai organisasi yang membawa semangat perjuangan para pahlawan, kader CAPA juga dituntut memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

Materi mengenai empat pilar kebangsaan, bela negara, sejarah perjuangan bangsa, serta nilai-nilai kepahlawanan dapat menjadi bekal bagi para kader ketika menjalankan aktivitas organisasi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Mendorong Tertib Administrasi

Selain persoalan program, administrasi juga menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang profesional.

Bintek dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan pengurus, khususnya sekretaris dan bendahara, dalam mengelola surat-menyurat, pendataan anggota, penyusunan laporan kegiatan, pengelolaan keuangan, dokumentasi, hingga penyusunan program kerja.

Dengan administrasi yang tertib, setiap kegiatan organisasi dapat dipertanggungjawabkan dan terdokumentasi dengan baik.

Meningkatkan Kapasitas Kader

Bintek diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi secara teoritis. Kegiatan tersebut dapat dikembangkan dalam bentuk pelatihan praktis, mulai dari manajemen organisasi, penyusunan program kerja, kehumasan, komunikasi publik, hingga strategi membangun kemitraan dan penggalangan sumber daya organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Peningkatan kapasitas kader menjadi penting agar setiap tingkatan organisasi mampu menjalankan program secara realistis, terukur, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Memperkuat Organisasi hingga Akar Rumput

PAC merupakan salah satu ujung tombak CAPA karena berhubungan langsung dengan masyarakat. Kekuatan PAC akan sangat menentukan sejauh mana program organisasi dapat dirasakan di tingkat akar rumput.

Program seperti bakti sosial, pendidikan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta kegiatan sosial kemasyarakatan diharapkan dapat berjalan lebih efektif apabila didukung pengurus PAC yang memahami tugas, fungsi, serta mekanisme organisasi.

Pembagian Peran DPD, DPC dan PAC

Pasca-Bintek, setiap tingkatan organisasi diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal.

DPD berperan sebagai koordinator wilayah, menjembatani program DPN dengan DPC, sekaligus membangun komunikasi dan kemitraan dengan pemerintah daerah tingkat provinsi.

DPC menjadi motor penggerak organisasi di tingkat kabupaten/kota dengan membangun sinergi bersama pemerintah daerah, DPRD, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat.

Sementara PAC menjadi ujung tombak pelaksanaan program di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa serta memastikan keberadaan CAPA dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ketua Umum DPN CAPA, Dewi Nuri Bintarti, S.Pd, menegaskan pentingnya penguatan organisasi hingga tingkat PAC.

“CAPA yang kuat dimulai dari PAC yang paham aturan. Karena itu Bintek harus masif dan berkelanjutan.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penguatan organisasi tidak cukup dilakukan di tingkat pusat maupun provinsi. Pemahaman dan kapasitas kader harus dibangun secara berjenjang hingga tingkat paling bawah.

Dengan demikian, Bintek keorganisasian bukan sekadar agenda formal, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun CAPA yang solid, tertib, profesional, berwawasan kebangsaan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ke depan, Bintek diharapkan dapat menjadi agenda organisasi secara berkala bagi jajaran DPD, DPC, dan PAC di seluruh Indonesia. Dengan kader yang memahami aturan, memiliki kapasitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan para pahlawan, CAPA diharapkan semakin kuat dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

“Bersatu Mengawal Asta Cita, Meneruskan Perjuangan Pahlawan.”

Red/penacapanews.id

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *